Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Labi labi Hutan

Gambar
Labi labi sangat sering ditemui di Indonesia, biasanya juga disebut bulus oleh orang Indonesia. Biasanya juga sering ditemukan di sawah-sawah. Labi labi hutan punya nama latin  Dogania subplana . Warna punggungnya abu-abu kehitaman, kecoklatan atau kemerahan. Kemudian ada pola atau bintik-bintik halus. Pada punggung Labi-labi hutan terdapat empat bercak yang tersusun berpasangan di tengah punggung. Walau termasuk jenis kura-kura, bentuknya cukup unik menjadi alasan yang masuk akal untuk kamu pelihara.

Kura kura Leher ular

Gambar
Berikutnya ada kura-kura yang tidak kalah unik yaitu Kura kura Leher ular. Kura-kura yang memiliki leher panjang ini punya nama latin/ilmiah  Chelodina mccordi . Kura-kura ini hanya dapat ditemukan di lahan basah Pulau Rote, sebuah pulau yang punya luas sebesar 97.854 hektar di ujung selatan Indonesia. Tidak seperti kura-kura lainnya, kura-kura ini tidak bisa menarik masuk kepalanya hingga ke dalam tempurung. Makanan kura-kura ini adalah ikan, apabila kamu ingin merawatnya bisa juga diberi cacing.

Kura kura Mata mata

Gambar
Ini adalah kura-kura yang paling unik, karena memiliki kepala berbentuk segitiga. Tidak hanya itu, keunikan dari kura-kura yang memiliki nama latin  Chelus fimbriatus  ini adalah perilaku dalam berburu dan mencari makan secara diam-diam hingga dijuluki Kura-kura Mata mata. Setelah mengendap-endap dan mangsa sudah tepat di depan mulutnya, kura-kura ini segera menyedot air dengan cepat sehingga mangsa tersebut sulit untuk kabur. Mangsa utama kura-kura ini adalah ikan.

Common Snapping Turtle (CST)

Gambar
Kura-kura ini merupakan yang paling ganas, menyerang mangsa secara frontal dan terbuka. Kura-kura yang memiliki nama latin/ilmiah  Chelydra serpentina  ini mampu tumbuh besar dengan ukuran kerapas mencapai 30-40 centimeter. Kura-kura ini suka dengan habitat hidup perairan sungai dengan arus yang lambat dan tenang. Common Snapping mempunyai daya tarik tersendiri untuk dipelihara karena keagresifan kura-kura ini akan nampak ketika kita mencoba mendekatkan jari kita ke kaca akuarium.

Forsten’s Tortoise

Gambar
sumber: bigcommerce.com Hewan menggemaskan ini berasal dari Sulawesi dan Halmahera Meskipun berasal dari habitat beriklim toripis, hewan yang satu ini lebih suka hidup di daerah lembap. kura-kura ini sangat jarang di temui dan harganya yang sangat mahal.

Indian Star Tortoise

Gambar
Dengan motif tempurung yang seperti bintang, kura-kura ini mendapatkan nama tersebut. Kura-kura asal India ini memiliki persebaran wilayah dari Sri Langka dan beberapa wilayah lainnya. Panjang dari kura-kura ini dapat mencapai 80 cm dengan berat sekitar 8 kg. Hewan ini torgolong jenis herbivora, yang berati memakan tumbuhan saja. Makanan dari kura-kura ini adalah pelet olahan yang cukup memenuhi dari nutrisi hewan ini, seperti mazuri. Namun tidak dianjurkan untuk memberikan makanan dengan kadar protein tinggi, seperti kacang-kacangan

Coura Amboinensis

Gambar
Kura-kura ini memiliki daerah persebaran di Ambon, Sumatera, dan Sulawesi. Selain itu, kura-kura jenis ini dapat juga ditemui di India Timur, yaitu di Assam, Bangladesh, Sri Langka dan juga di Filipina, serta daerah lainnya di sekitar Indonesia. Kura-kura ini sering disebut sebagai kura-kura ambon. Namun, ia juga memiliki sebutan lainnya, seperti kura- kura batok, kura- kura katup, kura- kura kotak, dan kura- kura dada. Habitat dari kura- kura ambon ini adalah lahan basah dan sering ditemui di sungai, rawa – rawa, dan sawah. Tergolong hewan jenis omnivora, hewan ini dapat memakan tumbuhan maupun hewan kecil lainnya, seperti udang dan ikan kecil. Ciri fisik yang dimilikinya adalah warna kepala yang hitam, serta memiliki garis yang khas pada kepalanya. Tempurungnya berbentuk bulat dan tinggi serta berwarna kehitaman dan kecoklatan. Terdapat 4 jenis dari kura- kura ambon ini, diantaranya adalah  Cuora amboinensis amboinensis ,  Cuora amboinensis   couro ,...

Cherry Head Tortoise

Gambar
Cherry Head Tortoise Hewan kecil satu ini berasal dari Brazil dan Paraguay. Habitat kura-kura ini adalah padang rumput di wilayah hutan tropis. Hampir mirip dengan red footed cherry head, tetapi kura-kura ini memiliki ciri lain, yaitu ukuran tubuh yang lebih kecil, yaitu sekitar 30 cm dan bisa muncul corak unik pada karapas dan plastronnya. Makanan yang dapat dikonsumsi oleh kura-kura jenis ini adalah daun–daun hijau, rumput, buah, dan bunga. Tidak hanya itu saja, karena hewan ini termasuk ke dalam jenis hewan omnivora, maka ia juga memakan hewan-hewan invertebrata kecil. Kura-kura ini menyukai tempat dengan suhu sekitar 30 o C, sesuai dengan habitat alaminya di wilayah tropis dan ditambah dengan kelembaban yang cukup tinggi. Selain itum keunikan lainnya dari hewan kecil ini adalah dengan kelembaban yang tinggi dapat membentuk pola  marble  pada karapas atau tempurungnya.

Alligator Snapping

Gambar
Jenis kura-kura primitif air tawar ini memiliki daya tarik tertentu khususnya bagi orang-orang yang menyukai hewan reptil. Nama latinnya adalah  Macrochelys temminckii . Asal dari kura-kura aligator ini dari Amerika dan dapat mencapai umur hingga 200 tahun lamanya. Hewan ini banyak menghabiskan waktunya di dalam air, tidak seperti reptil atau jenis kura-kura lainnya yang lebih banyak melakukan aktivitas di daratan. Penyebaran dari kura-kura ini berada di wilayah Missouri, Lowa bagian Tenggara, sebelah Barat Illinois, sebelah Barat Kentucky, dan di beberapa wilayah lainnnya. Kura-kura ini memiliki rahang yang sangat kuat, tiga scute dorsal pada bagian tempurung yang cukup besar, dan warna yang paling sering ditemukan adalah hitam, coklat, dan abu-abu. Dari ciri tersebut membuat kura-kura ini memiliki bentuk tubuh yang sangat apalagi beratnya dapat mencapai hingga 68 kg sampai 80 kg.

Brazil ( Red Ear Slider )

Gambar
Jenis ini pertama di temukan di amerika serikat lalu di bawa ke brazil untuk dipelihara, karena bosan beberapa kura-kura brazil di lepaskan ke alam bebas, tetapi hal ini menghasilkan kura-kura jenis ini berkembang dengan pesat dan mengurangi populasi kura-kura asli amerika selatan menurun. Bentuknya yang unik membuat banyak orang di indonesia terpincut oleh kecantikan kura-kura ini, terhitung kura-kura brazil menjadi kura-kura peliharaan terbanyak yang di miliki orang-orang di indonesia.

Pancake Tortoise (Malacochersus tornieri)

Gambar
Jenis kura-kura darat ini memiliki cangkang datar. Spesies ini berasal dari Tanzania dan Kenya. Nama ‘Pancake’ diambil dari bentuk cangkangnya yang datar bagaikan pancake. Ukurannya cangkangnya pipih dan datar, panjangnya sekitar 17,8cm. Carapace milikinya biasanya berwarna cokelat, diselingi dengan berbagai pola garis. Cangkangnya ini sangat fleksibel, bisa menjadi pipih agar dia bisa melewati celah-celah bebatuan. Jenis ini hanya bertelur sekali dalam setahun dan biasanya hanya menelurkan sebutir telur. Hewan ini termasuk dalam daftar Apendix II di  Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora , yang melarangkan perdagangan impor spesies ini. Kenya memberlakukan larangan untuk melakukan ekspor terhadap spesies ini, kecuali telah mendapat izin tertulis dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam. Tanzania juga melindungi spesies ini di bawah perintah Wildlife Conservation (National Game). CITES juga memberlakukan pembata...

Elongated Tortoise (Indotestudo elongata)

Gambar
Merupakan spesies kura-kura darat yang ditemukan di Asia Tenggara. Spesies ini dulu biasanya diimpor besar-besaran. Sekarang pun spesies ini masih diimpor, namun tidak dalam jumlah besar. Hal ini kemungkinan karena spesies yang diimpor ini datang dari hutan yang habitatnya terinfeksi parasit ataupun sulit bagi spesies ini untuk menyesuaikan diri dengan kondisi baru. Karena itu, hewan-hewan yang diimpor ini kurang mendapat banyak peminat meskipun diimpor secara besar-besaran. Panjang hewan ini bisa mencapai 30cm dengan berat 3,5kg. Betina biasanya lebih besar dari jantan dan memiliki carapace yang lebih bulat disbanding jantan. Jantan memiliki lekukan/cekungan pada plastron, sedangkan betina hanya memiliki plastron datar. Cakar milik betina biasanya lebih panjang dan lebih melengkung dibandingkan jantan, kemungkinan untuk mempermudah betina membuat sarang. Spesies ini dapat ditemukan di Nepal, Bangladest, India, Burma (Myanmar), Laos, Thailand (Phuket), Kamboja, Vietna...

Radiated Tortoise (Astrochelys radiata)

Gambar
Merupakan spesies kura-kura darat yang relative besar di Pulau Madagaskar. Spesies ini dikenal dengan nama  Sokake  di Madagaskar. Spesies ini dianggap kebanyakan orang sebagai satu-satunya spesies yang terindah di antara spesies-spesies kura-kura darat lainnya. Spesies ini merupakan jenis pet yang terkenal eksotik. Panjang carapace dari spesies ini dapat mencapai 41cm dengan berat 16kg. Sang jantan dapat dikenali dengan ekornya yang lebih panjang dari pada betina. Karena keindahannya, populasi spesies ini semakin menipis. Diduga, 45000 spesies ini dibunuh setiap tahunnya sebagai makanan. Selain itu, keindahan spesies ini membuatnya sering diperdagangkan secara illegal. Karena itu spesies ini kini menjadi spesies yang dilindungi di dunia.

Gopher Tortoise (Gopherus polyphemus)

Gambar
Berasal dari tenggara Amerika Serikat. Spesies ini memiliki carapace yang panjangnya berkisar antara 20-30cm, dengan tinggi mencapai 15-37cm. Berat tubuhnya berkisar antara 2-6kg. Spesies ini merupakan satu dari tiga spesies kura-kura darat yang merupakan penggali liang. Liang yang digali spesies ini dapat mencapai lebih dari 50ft dalamnya, tetapi biasanya hanya berkisar antara 15-18ft. Gopher bertelur hanya sekali dalam setahun. Biasanya sang betina hanya menghasilkan 5-8 butir telur di sarangnya. Spesies ini mengerami telurnya sekitar 60-90 hari dengan suhu 88°F. Di Negara bagian Florida, Gopher terdaftar sebagai spesies yang terancam punah. Kepemilikan Gopher di Negara bagian tersebut harus memiliki izin resmi. Sedangkan di Alabama,Mississippi, dan Lousiana, spesies ini sudah tercatat dalam daftar terancam punah.

Leopard Tortoise (Stigmochelys pardalis)

Gambar
Spesies ini termasuk dalam spesies kura-kura berukuran besar yang ada di savanna Afrika. Spesies ini merupakan yang spesies keempat kura-kura yang terbesar di dunia. Spesies ini juga termasuk spesies kura-kura yang penyebarannya terluas di Afrika Selatan. Spesies ini dapat bertumbuh mencapai 70cm panjangnya dan beratnya setara dengan berat seorang anak kecil. Sedang panjang usianya bisa mencapai 100 tahun atau lebih.

Desert Tortoise (Gopherus agassizii)

Gambar
Spesies ini berasal dari Gurun Mojave dan Gurun Sonoran, yang terletak di barat daya Amerika Serikat, barat laut Meksiko. Spesies ini kini tersebar di sebelah barat Arizona, tenggara California, selatan Nevada, dan sebelah barat daya Utah. Panjang usianya berkisar antara 50 hingga 80 tahun. Pertumbuhan spesies ini lambat dan tingkat reproduktifitasnya rendah. Ukuran dari spesies ini berkisar antara 25-36cm dan mencapai berat sekitar 0,2-5kg. Spesies ini pun termasuk dalam daftar yang dilindungi dan tidak boleh dibawa melintasi batas Negara (kecuali memperoleh izin).

Red-footed Tortoise (Chelonoidis carbonaria)

Gambar
Merupakan spesies kura-kura yang berasal dari sebelah utara Amerika Selatan. Spesies ini memiliki ukuran sedang, dengan panjang berkisar 30cm, namun dapat  mencapai 40cm. Warna tubuhnya didominasi warna gelap, dengan carapace yang berbentuk seperti tangkupan roti dan sedikit corak warna cerah. Tungkainya juga merupakan paduan warna gelap dan warna cerah. Hal ini membuat spesies ini diduga memiliki keterkaitan dengan Yellow-footed Tortoise. Spesies ini juga termasuk dalam daftar  Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora , yang berarti perdagangan spesies ini keluar dari negara asalnya harus melewati izin pemerintah, sebagai pencegahan kepunahan spesies ini. Hal ini dilakukan mengingat banyak yang berminat menjadikan spesies ini sebagai peliharaan.

Galapagos (Chelonoidis nigra)

Gambar
Pertama kali ter- expose  oleh Charles Darwin ketika ia melakukan perjalanan ke Kepulauan Galapagos. Merupakan spesies terbesar kura-kura di dunia ini. Panjang tubuhnya bisa mencapai 6,1ft (1,87 meter), dengan berat yang berkisar antara 272 hingga 317kg (tercatat yang terbesar memiliki berat mencapai 400kg). Spesies ini pun memiliki leher yang cukup panjang seperti kura-kura raksasa Aldabra. Spesies ini merupakan hewan herbivora, makanannya adalah rumput dan pohon-pohon berdahan rendah. Spesies ini kini terdaftar di  Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora  sebagai spesies yang dilindungi, yang mengharuskan perdagangan hewan dan produknya untuk tunduk pada peraturan yang ketat yang telah disahkan oleh negara, dan pelarangan atas perdagangan internasional hewan tersebut untuk tujuan komersial.

African Spurred Tortoise (Centrochelys sulcata)

Gambar
Sering disebut juga sebagai kura-kura Sulcata. Spesies ini berhabitat di ujung sebelah selatan dari Gurun Sahara, di bagian utara Afrika. Merupakan spesies kura-kura terbesar yang ketiga di dunia dan merupakan spesies yang termasuk dalam Genus Centrochelys. Sebutan ‘Sulcata’ yang tersemat dalam nama spesies ini berasal dari bahasa Latin ‘Succus’ yang berarti “kerutan”, yang menunjuk pada kerutan-kerutan di sisiknya. Berat tubuh spesies ini mencapai 105kg sedangkan panjang tubuhnya bisa mencapai 83cm. Panjang usia dari spesies ini bisa berkisar 50 hingga 150 tahun. Spesies yang satu ini cukup menyenangkan dan menarik minat orang-orang, sehingga tak jarang yang menjadikannya sebagai peliharaan. Harga untuk ukuran bayinya mencapai Rp 700.000-1.000.000

Aldabra (Aldabrachelys gigantea)

Gambar
Kura-kura Aldabra berasal dari Pulau Aldabra. Kura-kura ini merupakan salah satu kura-kura terbesar di dunia. Hewan yang memiliki umur terpanjang dibandingkan hewan-hewan lainnya. Seekor kura-kura Aldabra bisa mencapai umur 255 tahun. Bentuk tubuhnya maupun perilakunya sangat mirip dengan kura-kura raksasa dari Pulau Seychelles. Beberapa orang bahkan menganggap kedua jenis kura-kura tersebut merupakan spesies yang sama. Hewan tersebut memiliki cangkang yang berbentuk seperti kubah besar, berguna bagaikan baju zirah yang melindungi tubuhnya dari bagian atas hingga ke bawah. Kura-kura ini juga memiliki leher yang luar biasa panjang, sehingga cukup baginya untuk meraih dedaunan yang berada di dahan pohon yang lebih tinggi. Rata-rata panjang tubuh kura-kura jantan Aldabra bisa mencapai 1,1 meter, sedangkan panjang tubuh betina bisa mencapai sekitar 0,9 meter. Tubuh para jantan memiliki bobot yang mencapai hampir 100kg lebih berat dibandingkan dengan tubuh betina. Hargan...